Paheuyeuk-heuyeuk Leungeun dina Sawindu

_MG_7047

Budaya adalah salah satu unsur yang sangat penting dalam suatu lingkungan juga sebagai cara untuk berkembang dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Melalui budaya, terciptalah suatu karya seni warisan dari suatu bangsa.
Namun seiring perkembangan zaman, eksistensi kebudayaan lokal semakin tersisihkan. Westernisasi merupakan salah satu faktor yang membuat kebudayaan lokal kehilangan peminat, atau sekedar penikmat. Lingkung Seni Sunda Universitas Padjadjaran (Lises Unpad) sebagai sebuah organisasi unit kegiatan mahasiswa yang bergerak dalam bidang kesenian tradisional sunda merasa perlu untuk melestarikan kebudayaan lokal, khususnya kebudayaan sunda.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut Lises Unpad mengadakan Pementasan Mandiri bertajuk “Sawindu” yaitu pagelaran seni yang menampilkan berbagai kesenian khas Jawa Barat yang seluruhnya diiringi langsung oleh para pemusik gamelan Lises Unpad. Pagelaran ini mengambil tema Paheuyeuk-heuyeuk Leungeun Nanjeurkeun Ajen Ki Sunda yaitu berarti Lises Unpad secara langsung mengajak untuk saling bahu membahu melestarikan budaya sunda.
Acara ini diselenggarakan di Lapangan Bale santika Kampus Universitas Padjadjaran Jatinangor pada Sabtu (7/5). Ratusan penonton yang hadir diberi suguhan 10 tarian tradisional yaitu Tari Merak, Tari Badaya, Tari Katumbiri, Tari Makalangan, Tari Monggawa, Tari Lenyepan, Tari Langit Biru, Tari Ronggeng Panggung, Tari Bajidor Kahot dan Tari Blantek, serta rampak kendang dan celempungan kacapi suling.
“Saur abdi mah acara ieu teh, wahh edan pisan lah. Pokona abdi jauh-jauh ti garut ka dieu, esan pokona mah. Acaranya keren banget, pokoknya budaya sunda di sini bener-bener dipertunjukkan dengan baik. Dan saya bangga dengan budaya sunda. Sukses terus Lises.” Wibi dari Garut.
“Acaranya tuh keren banget. Bisa mngenalkan budaya lewat nari-nari. Pokonya terus adain acara ini terus, jangan putus-putus kemudian masyarakat atau teman-teman mahasiswa bisa mengenal budaya sunda khususnya. Keren.” Adit dari Unsoed Purwokerto.
Keberhasilan acara Pagelaran Mandiri yang telah lebih dari lima ratus orang penonton dapat membangkitkan semangat remaja terutama mahasiswa Unpad untuk menghargai dan ikut melestarikan budaya yang berasal dari daerahnya sendiri, dalam upaya menjaga kekayaan Indonesia dalam hal budaya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Kantunkeun Balesan

Surél anjeun moal diuar-uar. Eusianeun anu wajib ditawisan ku *