Menjadi Pesilat, Mengapa Mesti Malu?

10665269_912151082147959_3650663170679496456_nPesatnya perkembangan teknologi membuat budaya asing sangat mudah masuk ke Indonesia. Berbagai media: cetak dan elektronik menjadi elemen penting akan pengaruhnya terhadap dikenalnya budaya asing di Indonesia kini. Jika remaja Indonesia kini lebih mengenali K-Pop daripada kawih Sunda, maka sudah dipastikan bahwa mereka telah sukses menghancurkan rasa cinta dan bangga kita pada budaya lokal.

Tidak terkecuali seni bela diri, kini di Indonesia sudah mulai marak perguruan-perguruan bela diri asal negara lain seperti halnya Taekwondo (Korea), Karate (Jepang), Muay Thai (Thailand), Capoeira (Brazil) dll. Ironisnya, remaja kita lebih cenderung meminati seni bela diri asal asing itu. Padahal, kita telah memiliki Pencak Silat yang merupakan seni bela diri khas nusantara. Dari hal itu, Mungkin kita harus belajar dari China yang menjadikan sekolah bela diri Kung Fu (Shaolin Temple) sebagai daya tarik wisata.

Untungnya, ketika sebagian semakin meninggalkan budayanya ternyata masih ada yang justru berusaha mengembalikan Pencak Silat ke permukaan. Film laga The Raid yang diputar serempak secara internasional membuat orang asing berbondong-bondong menunjukan kekaguman dan memberikan penghargaannya terhadap Pencak Silat. Tak hanya itu, Pada SEA Games XXVII tahun 2003, Indonesia memperoleh 4 emas, 4 perak dan 3 perunggu dari keseluruhan 55 medali yang diperebutkan. Pada SEA Games 2011 di Jakarta, cabang olahraga Pencak Silat berhasil mendapatkan juara umum dengan menyabet 9 dari 18 nomor yang dipertandingkan.

Dengan segudang prestasi tersebut, kita selaku putra dan putri Indonesia sepatutnya turut menjaga Pencak Silat agar lestari di negerinya sendiri. Begitu banyak remaja Indonesia yang lebih memilih memelajari Karate, Aikido, Kung Fu, Kempo, Taekwondo, dll. Kini saatnya Pencak Silat dikenali dan dicintai bangsanya sendiri. Jika bukan kita, siapa lagi?

[A. Muslim – KandagaPS]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Kantunkeun Balesan

Surél anjeun moal diuar-uar. Eusianeun anu wajib ditawisan ku *