MENGHIDUPKAN KEMBALI YANG HAMPIR PUNAH, LISES UNPAD MENGGELAR PAGELARAN BERTAJUK “GONDANG BADINGKUT”

1480384894958

Lises Unpad, UKM Universitas Padjadjaran yang bergerak dalam bidang  kesenian sunda kembali menyuguhkan sebuah pagelaran akhir tahun yang bertajuk drama-komedi dengan judul “GONDANG BADINGKUT” yang naskahnya dibuat seorang penulis naskah wayang terkenal di Bandung (sab,26/11/2016). Pagelaran meriah ini dilaksanakan di Lapangan Basket Bale Santika Universitas Padjadjaran, Jatinangor dan di Sutradarai oleh Dalang terkenal kang Apep A.S Hudaya S.Sos.

Tujuan diangkatnya Gondang sebagai peran utama dalam pagelaran ini adalah untuk memperkenalkan kembali kesenian tradisional Jawa Barat yang hampir punah karena tergeser oleh budaya luar yang masuk ke Jawa Barat. Gondang merupakan seni tradisi menabuh lisung dengan halu alat menumbuk beras yang biasanya dilaksanakan pada pesta panen dan menjadi ajang tempat berkumpulnya pemuda-pemudi dan masyarakat desa, sedangkan badingkut adalah kain yang tersusun oleh beberapa potongan-potongan kain berukuran kecil yang warna dan gambarnya berbeda-beda. Cerita unik dan sangat menghibur serta memberi edukasi ini berhasil menggaet penonton dengan jumlah  1.330 orang pada sesi pertama yang penontonnya merupakan anak sekolah dan 235 orang  pada sesi kedua yang penontonnya adalah umum dan mahasiswa.

Tentunya, antusias penonton sangatlah menjadi kebahagiaan tersendiri dari para pemain dan sutradara pagelaran tersebut, menurut Kang Apep “Acara Pagelaran Lises kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena bukan hanya tari dan drama yang ditampilkan, tetapi gondang dimana anak-anak lises mampu menampilkan suara yang bermelodi serta hasilnya tidak mengecewakan”, selain itu beliau juga menambahkan bahwa gondang memiliki makna tersendiri bagi kebudayaan jawa barat, karena dulu gondang ini merupakan hal yang selalu ada didalam kegiatan masyarakat sunda. Namun sekarang hal tersebut sudah jarang ditemukan.Sehingga, diangkatlah kembali kesenian gondang ini agar masyarakat tahu dan mengenal kebudayaan yang ada.

Tanggapan dari para penontonnya pun tak kalah memberikan semangat bagi Lises Unpad, “pagelaran Lises kali ini aku rasa sangat seru, lucu banget, ceritanya juga menarik. Sebagai anak muda, kita harus ikut melestarikan budaya kita sendiri “ menurut salahsatusiswi SMPN 2 Cileunyi yang telah menonton pagelaran tersebut sampai akhir.

Bintang Tamu yang turut memeriahkan acara ini pun sangat luarbiasa, yakni teh Ria KDI 3 menjadi pelengkap kemeriahan dan kemewahan dari pagelaran tahun ini. Untuk tahun berikutnya diharapkan Lises unpad akan terus selalu berkarya dan mengenalkan budaya-budaya Jawa Barat agar budaya tersebut dapat selalu terlestarikan dikalangan generasi sekarang.