Lises Unpad Tampilkan 10 Tari Tradisional Jabar di Pementasan Sawindu

11 Juni 2014
Lises Unpad Tampilkan 10 Tari Tradisional Jabar di Pementasan Sawindu

[Unpad.ac.id, 11/06/2014] Unit Kegiatan Mahasiswa Lingkung Seni Sunda (UKM Lises) Unpad menggelar Pementasan Mandiri bertajuk “Sawindu” dalam rangka melestarikan seni Sunda di Bale Santika Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu (7/06).

Lises
Pementasan Mandiri bertajuk “Sawindu” oleh UKM Lises Unpad di Bale Santika Unpad Jatinangor, Sabtu (7/06) *

Bertema “Paheuyeuk-heuyeuk Leungeun Nanjeurkeun Ajen Ki Sunda”, UKM Lises Unpad mengajak untuk saling bahu membahu dalam melestarikan budaya Sunda.Pementasan ini juga menampilkan berbagai kesenian khas Jawa Barat yang seluruhnya diiringi langsung oleh para pemusik gamelan dari UKM Lises Unpad.

Ada 10 tarian tradisional yang ditampilkan, yaitu Tari Merak, Tari Badaya, Tari Katumbiri, Tari Makalangan, Tari Monggawa, Tari Lenyepan, Tari Langit Biru, Tari Ronggeng Panggung, Tari Bajidor Kahot dan Tari Blantek, serta rampak gendang dan celempungan kacapi suling.

Pementasan ini pun mengundang beragam apresiasi. Wibi, salah satu penonton asal Garut ini menuturkan, pementasan ini benar-benar mengemas budaya Sunda dengan baik. Sebagai orang Sunda, ia pun bangga akan kekayaan budaya Sunda dan berharap UKM Lises Unpad dapat terus melestarikannya.

Lain Wibi, lain lagi Adit, mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. “Acaranya tuh keren banget. Bisa mngenalkan budaya lewat nari-nari. Pokonya terus adain acara ini, jangan putus-putus kemudian masyarakat atau teman-teman mahasiswa bisa mengenal budaya Sunda khususnya. Keren!” ungkapnya.

Melalui pementasan yang sukses menghadirkan 500 penonton ini, UKM Lises berharap dapat membangkitkan semangat remaja terutama mahasiswa unpad untuk menghargai dan ikut melestarikan budaya yang berasal dari daerahnya sendiri, dalam upaya menjaga kekayaan Indonesia dalam hal budaya.*

Rilis: UKM Lises Unpad/am*

Sumber : http://www.unpad.ac.id/2014/06/lises-unpad-tampilkan-10-tari-tradisional-jabar-di-pementasan-sawindu/

UKM Lises Unpad Pukau Penonton Indonesian Festival 2013 di UTM Johor Bahru

1 Mei 2013
UKM Lises Unpad Pukau Penonton Indonesian Festival 2013 di UTM Johor Bahru

[Unpad.ac.id, 1/05/2013] Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lingkung Seni Sunda (Lises) Unpad berhasil memukau penonton pada acara “Indonesian Festival 2013”, yang digelar pada Jumat (26/04), di Gedung Dewan Sultan Iskandar kampus Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Johor Bahru, Malaysia. Penampilan tersebut atas undangan dari Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) UTM dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk Johor, Malaysia.

lises-5-edit-300x200
Penampilan tim Lises Unpad di “Indonesian Festival 2013” Universiti Teknologi Malaysia, Johor Bahru, Malaysia (Foto: Weny Widyowati) *
Acara yang dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Herman Prayitno, Konsulat Jenderal Republik Indonesia, Jonas L. Tobing, Rektor UTM, Prof. Zaini bin Ujang, President of Indonesian Student Society, Muzakkir, para petinggi KJRI, petinggi UTM, dan lebih dari 1000-an orang penonton tersebut merupakan pertunjukan kesenian yang biasanya selalu ditunggu oleh para mahasiswa UTM, khususnya PPI.

Selain merupakan ajang silaturahmi mahasiswa Indonesia, acara tersebut menjadi media hiburan dan pelepas rindu pada tanah air, serta memupuk kebanggaan akan kekayaan seni budaya Indonesia. Kegiatan ini pun menjadi ajang untuk mengenalkan seni budaya tradisional Indonesia kepada masyarakat, khususnya di UTM yang memiliki ratusan mahasiswa asing dari berbagai negara, termasuk sekitar 440 orang mahasiswa yang berasal dari Indonesia.

Pertunjukan yang berdurasi lebih dari 2 jam itu menampilkan beragam materi tarian dari tim kesenian Indonesia, yaitu PPI UTM, Lises Unpad, B’Delau, dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Berkonsep cerita drama yang bernuansa kehidupan budaya masyarakat pesisir laut, pertunjukan dimulai dengan memberikan gambaran keindahan pantai-pantai di kepulauan Indonesia.

Untuk menyesuaikan dengan konsep tersebut, UKM Lises pun menampilkan 4 materi tarian Sunda, yaitu Tarian Gawil Naik Ponggawa sebagai rangkaian pembuka, disusul dengan Tari Gandes, Tari Ronggeng Panggung, dan Tari Katumbiri, yang diselingi dengan beberapa dialog antar pemain. Tidak ketinggalan, penampilan lain pun turut memeriahkan festival tersebut, yaitu fashion show batik dari B’Delau, beberapa tarian kreasi PPI-UTM, serta Tari Merak dari UPI Bandung.

Ivan Moharya Kasim, mahasiswa program magister asal Universitas Andalas, yang juga merangkap sebagai Ketua Sanggar Seni dan Tari UTM, menyampaikan kesan positif tentang Lises Unpad. “Mereka hebat, terorganisasi, profesional, menarik, dan menghibur. Sayang kebersamaan ini hanya sebentar, tapi senang sekali Lises bisa ikut serta dalam kegiatan kami,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni Unpad, Dr. Heryawan Kemal Mustafa, M.Sc., merasa bangga akan prestasi apresiasi positif dari para penonton terhadap penampilan dari UKM Lises dengan tarian dan musik gamelan Sundanya.

“Atas penampilan mereka yang membuat para penonton kagum, pihak KJRI dan UTM akan mengundang mereka lagi bulan depan untuk tampil dalam sebuah acara yang sedang mereka siapkan,” ujar Heryawan di sela kegiatan.

[nggallery id=44]

Acara Indonesian Festival 2013 itu sendiri berlangsung selama 3 hari, mulai Rabu (24/04) hingga Jumat malam (26/04). Selain acara kesenian, PPI juga menggelar food festival, batik bazaar, dan representasi semua adat di Indonesia. Selama tiga hari berturut-turut, UKM Lises menampilkan berbagai materi tarian Sunda di depan mahasiswa internasional UTM, dan selalu mendapatkan apresiasi positif dari para penonton.

“Indonesian Festival 2013 adalah event yang paling ditunggu-tunggu. Bahkan kali ini, sepertinya bukan kelas mahasiswa lagi, tapi sudah layak jadi world class yang bisa dijual kemana saja. Awesome untuk Lises Unpad! ” ujar Mahdi, Alice, Talal, dan Wei, mahasiswa asing yang menonton kegiatan tersebut. *

Laporan oleh: Weny Widyowati/ am*
Sumber : http://www.unpad.ac.id/2013/05/ukm-lises-unpad-pukau-penonton-indonesian-festival-2013-di-utm-johor-bahru/