Bahasa Sunda itu sungguh kaya. Kata-kata dalam Bahasa Sunda banyak yang tidak bisa digambarkan oleh bahasa lain. Sinonim katanya pun sangat beragam.

Tahukah kamu, dalam Bahasa Sunda, ada lebih dari tujuh kata untuk menunjukkan cara berjalan Urang Sunda? Ada nolog, noyod, niliktik, ngadaligdeug, méngpéos, ngagéboy, ngagégag, dan masih banyak lagi.Belum lagi kata pengantarnya yang amat banyak.

Kata pengantar atau kecap panganteur adalah kelompok kata yang bertugas mengantarkan kata kerja.Seperti berebet lumpat, dug saré, am dahar, barakatak seuri, jug indit, dan masih banyak lagi. Walaupun masih bisa berdiri dengan satu kata kerja saja, Urang Sunda begitu ekspresif menunjukkan maksud yang ingin ia sampaikan sampai menambahkan kata pengantar.

Semua istilah-istilah Bahasa Sunda yang begitu banyak itu bisa kamu cari tahu lebih lanjut dalam buku Peperenian Urang Sunda, karya lima tokoh penulis buku berbahasa Sunda yaitu Rachmat Taufiq Hidayat, Dingding Haérudin, Téddy Muhtadin, Darpan, dan Ali Sastramidjaja. Lebih dari 190 kata pengantar bisa kamu baca dalam buku ini.

Bukan hanya kata pengantar dan istilah-istilah Sunda, kamu juga bisa memperkaya wawasan dengan mengetahui berbagai jenis permainan anak-anak Sunda.Begitu juga dengan jenis-jenis penyakit, binatang, waktu, tumbuhan, bilangan dan segala hal lain dalam Bahasa Sunda.Buku keluaran penerbit Kiblat ini bisa kamu temukan di Pabukon Lises Unpad dengan nomor kode E-038.IMG_20150328_135458