Pelangi juga menjadi objek pengamatan Profesor Iyus Rusliana untuk dijadikan sebuah inspirasi dalam menciptakan sebuah gerak tari. Tercetuslah “Tari Katumbiri”. Katumbiri berarti pelangi dalam bahasa Indonesia. Dalam tarian itu tujuh orang penari putri mengenakan kostum, masing-masing mewakili satu warna pelangi. Karakteristik tarian ini terletak pada gerakan dinamisnya yang diiringi gending melodius ritmik. Selain itu, penari membuat hentakan-hentakan pada momen tertentu.